18 April 2010

Pemutus Tenaga (PMT) - Circuit Breaker (CB)

Pemutus tenaga adalah saklar yang digunakan untuk menghubungkan /memutuskan arus/daya listrik sesuai ratingnya. Oleh karena PMT digunakan untuk memutus beban maka harus dilengkapi dengan pemadam busur api.

1. Jenis PMT berdasarkan media pemadam busur apinya
  • PMT dengan menggunakan minyak banyak (Bulk Oil Circuit Breaker)
  • PMT dengan menggunakan minyak sedikit (Low Oil Content Circuit Breaker)
  • PMT dengan media hampa udara (Vacuum Circuit Breaker)
  • PMT dengan udara hembus (Air Blast Circuit Breaker)
  • PMT dengan media gas SF6

2. Jenis PMT berdasarkan mekanis penggeraknya
  • Pegas
  • Pneumatik
  • Hidrolik

15 April 2010

10 Kesalahan Utama dalam Presentasi

Tujuan melakukan presentasi adalah informatif, laporan, memberikan penjelasan, mengajukan usulan, menjual, menawarkan barang, dll. Dalam melakukan presentasi harus memiliki persiapan yang benar-benar matang dan tepat agar presentasi yang dilakukan berjalan lancar.

Berikut kesalahan pada saat akan melakukan presentasi :
  • Tidak tepat waktu
  • Materi tidak sesuai untuk peserta
  • Terlalu banyak informasi
  • Terlalu teknis
  • Kurang persiapan
  • Tidak berlatih
  • Gangguan visual / verbal / vocal
  • Terlalu cepat / lambat
  • Kurang tatapan mata (eye contact)
  • Kurang semangat

Pembicara Bermasalah saat presentasi apabila :
  • Mempresentasikan kebohongan, berpura-pura mengetahui sesuatu atau berusaha menutupi kekurangan persiapan.
  • Membawa persoalan pribadi
  • Senantiasa membaca buku petunjuk
  • Memboroskan waktu
  • Memonopoli pembicaraan
  • Menginterupsi jawaban peserta, kecuali terpaksa
  • Menghakimi, menganggap bahwa pendapat Anda yang benar
  • Mengancam atau menakut-nakuti
  • Melanggar tata krama dan etika
  • Bersikeras, tertutup, atau mendikte

Cara Mengatasinya :
  • Menciptakan suasana pertemuan yang nyaman dan cocok untuk bertukar pikiran
  • Memahami materi dengan baik (siap dan berlatih)
  • Mampu mengatasi situasi sulit
  • Mengguanakan peralatan audio visual secara efektif
  • Membangun kesan yang baik, menunjukkan antusiasme, dan mendorong partisipasi
  • Fleksibel namun terkendali
  • Menjawab pertanyaan dan memberikan umpan balik
  • Mengevaluasi dan memberikan komentar tentang perkembangan peserta
  • Menjadi diri sendiri
  • Memelihara hubungan pribadi dan keutuhan tim

Transformator Instrument

Transformator instrument berfungsi untuk mencatu instrument ukur (meter) dan relai serta alat-alat serupa lainnya. Transformator ini terdapat dua jenis yaitu transformator arus (CT) dan transformator tegangan (PT).

Transformator instrument yang berazaskan induksi terdiri dari inti (core) dan kumparan (winding). Inti berfungsi sebagai jalannya fluxi magnit sedangkan kumparan berfungsi mentransformasikan arus dan tegangan. Kumparan primer dan sekunder dapat lebih dari satu kumparan.

N1 / N2 = V1/ V2 = I2 /I1

Dimana :
N1 : Jumlah lilitan primer
N2 : Jumlah lilitan sekunder
V1 : Tegangan primer
V2 : Tegangan sekunder
I1 : Arus primer
I2 : Arus sekunder

Yang termasuk dalam trafo-trafo pengukuran adalah:
  • Trafo arus (CT)
  • Trafo tegangan (PT/CVT)
  • Gabungan trafo arus dan trafo tegangan (combined current transformer and potential transformer)

Fungsi trafo pengukuran (CT/PT/CVT) adalah:

  • Mengkonversi besaran arus atau tegangan pada sistem tenaga listrik dari besaran primer menjadi besaran sekunder untuk keperluan sistem metering dan proteksi.
  • Mengisolasi rangkaian sekunder terhadap rangkaian primer.
  • Standarisasi besaran sekunder, untuk arus 1 A, 2 A dan 5 A, tegangan 100, 100/√3, 110/√3 dan 110 volt
a. Transformator Arus (CT)

Berdasarkan penggunaan, trafo arus dikelompokkan menjadi dua kelompok dasar, yaitu; trafo arus metering dan trafo arus proteksi.
  • Trafo Arus Metering
Trafo arus pengukuran untuk metering memiliki ketelitian tinggi pada daerah kerja (daerah pengenalnya) antara 5% - 120% arus nominalnya, tergantung dari kelas dan tingkat kejenuhan.

  • Trafo Arus Proteksi
Trafo arus proteksi memiliki ketelitian tinggi sampai arus yang besar yaitu pada saat terjadi gangguan, dimana arus yang mengalir mencapai beberapa kali dari arus pengenalnya dan trafo arus proteksi mempunyai tingkat kejenuhan cukup tinggi.

b. Transformator tegangan (PT)
Trafo tegangan dibagi menjadi 2 (dua) jenis, trafo tegangan magnetik (magnetic voltage transformer/VT) atau yang sering disebut trafo tegangan induktif, dan trafo tegangan kapasitif (capacitor voltage transformer/CVT). Pada dasarnya, prinsip kerja trafo tegangan sama dengan prinsip kerja pada trafo arus. Pada trafo tegangan perbandingan transformasi tegangan dari besaran primer menjadi besaran sekunder ditentukan oleh jumlah lilitan primer dan sekunder. Diagram fasor arus dan tegangan untuk trafo arus juga berlaku untuk trafo tegangan.
Menurut prinsip kerjanya, trafo tegangan diklasifikasikan menjadi 2 (dua) kelompok, yaitu:
  • Trafo Tegangan Induktif (inductive voltage transformer atau electromagnetic voltage transformer)
Trafo tegangan induktif adalah trafo tegangan yang terdiri dari belitan primer dan belitan sekunder dengan prinsip kerja tegangan masukan (input) pada belitan primer akan menginduksikan tegangan ke belitan sekunder melalui inti.

  • Trafo Tegangan Kapasitor (capasitor voltage transformer)
Trafo tegangan kapasitif terdiri dari rangkaian kapasitor yang berfungsi sebagai pembagi tegangan dari tegangan tinggi ke tegangan menengah pada primer, selanjutnya diinduksikan ke belitan sekunder.

10 April 2010

10 Cara Mudah Meratakan Perut

Perut rata bukan hanya impian penari profesional. Bisa jadi, dalam hati kita berbisik untuk memiliki hal tersebut. Berikut 10 langkah mudah yang dapat dilakukan selama Anda bersantai di rumah.

  1. Makan semangkuk rasberi. Buah ini aman untuk dijadikan camilan karena kaya akan serat sehingga menyelamatkan Anda dari sembelit.
  2. Minum banyak air. Sebenarnya pada saat Anda meminum air, Anda telah memberikan tubuh asupan yang bebas kalori. Manfaat tambahan lainnya adalah memberikan tubuh cairan untuk memperlancar metabolisme tubuh.
  3. Jauhi minuman koktil. Ini memang jenis minuman yang bebas alkohol dan menyegarkan. Yang menjadi alasan kenapa harus dijauhi adalah kandungan kalori yang tinggi. Bahkan dapat memicu munculnya hormon kortisol, hormon stres yang juga membantu tubuh menyimpan lemak.
  4. Duduk dengan benar. Posisi duduk yang membungkuk membuat perut terlihat membuncit. Sedangkan jika Anda duduk dengan posisi punggung yang tegak, akan menjaga otot-otot perut tetap kencang.
  5. Berkebunlah. Tahukah Anda, aktivitas menanam, mengangkat pot, dan menyiram tanaman dapat membakar kalori sebanyak 350 dalam satu jam!
  6. Gerakkan pinggul. Kembalilah ke mainan masa kecil, gunakan hula hoop untuk membakar lemak pada pinggang dan pinggul.
  7. Berjalanlah di taman. Berjalan santai di taman hijau, tidak hanya merelaksasi pikiran tetapi juga membuang lemak.
  8. Angkat kaki ke atas. Berbaringlah di tempat tidur Anda, lalu angkat kaki ke atas dan jadikan dinding sebagai tempat kaki bersandar. Secara perlahan gerakkan punggung, pundak menjauh dari tempat tidur, mengarah ke lutut. Setelah itu perlahan turunkan tubuh bagian atas pada posisi semula. Lakukan gerakan 10 sampai 12 kali selama 2 sampai 3 kali dalam seminggu.
  9. Untuk membentuk lekukan pada pinggang, berbaringlah dengan punggung sebagai sandaran. Tekuk lutut, tapi biarkan kedua telapak kaki rata di lantai. Lalu biarkan kaki kanan bertumpu pada kaki kiri Anda dan letakkan kedua tangan di belakang kepala.Perlahan angkat kepala dan pundak menjauhi lantai, kemudian putar pundak kiri mengarah lutut kanan. Tahan, lalu kembali ke posisi semula. Lakukan ini sebanyak 10-12 kali selama 2-3 kali dalam seminggu.
  10. Kencangkan otot perut. Untuk membuat otot perut berkontraksi dari angle yang berbeda, berbaringlah di atas lantai dan letakkan kedua tangan di samping badan. Tekuk kaki hingga membentuk 90 derajat, seraya arahkan kedua kaki ke perut. Saat yang bersamaan juga, angkat punggung sejauh yang Anda mampu lalu tahan. Lakukan sebanyak 10-12 kali, dan ulangi 2-3 kali dalam seminggu.

Jenis olahraga Apakah yang terbaik? Sebuah studi menunjukkan kalau sit-up bukanlah olahraga terbaik untuk mendapatkan perut rata dan kuat . Berikut merupakan 3 latihan yang paling bagus untuk mengukir perut Anda:

1. Bicycle Maneuver
Caranya:
  • Berbaringlah di atas punggung dengan kedua lutut ditekuk dan telapak kaki terletak datar di lantai.
  • Letakkan masing-masing tangan di samping kepala dengan jari-jari tepat di belakang telinga.
  • Doronglah punggung bagian bawah ke lantai untuk meluruskan bagian tubuh yang melengkung dan tahan.
  • Angkatlah lutut Anda ke atas hingga membentuk sudut 45 derajat dan secara perlahan gerakkan kaki Anda seperti mengayuh pedal sepeda.
  • Sentuhkan siku kiri Anda ke lutut kanan, kemudian siku kanan ke lutut kiri dalam gerakan yang lambat dan terkontrol serta dengan memanjangkan masing-masing kaki setiap melakukan pengulangan.
  • Bernafaslah secara datar sepanjang melakukan olahraga.
  • Lakukan 20-30 kali pengulangan (hingga 3 set).

2. Captain's Chair
Ini merupakan cara terbaik kedua dalam meratakan dan mengencangkan otot perut.
Caranya:
  • Duduklah di atas kursi dan peganglah sisi kursi atau pegangan kursi untuk menstabilkan tubuh bagian atas.
  • Tekankan punggung Anda ke arah sandaran kursi dan kontraksikan perut untuk mengangkat kedua kaki dan angkatlah kedua lutut ke arah dada Anda.
  • Jangan melengkungkan punggung dan ingatlah untuk bernafas dengan lembut dan perlahan.
  • Kemudian turunkan secara perlahan dan ulangi sebanyak 12-16 kali.

3. Crunch on exercise ball
Bola olahraga merupakan sarana yang bagus untuk menguatkan otot perut dan menjadi gerakan ketiga terbaik dalam mengencangkan otot perut.
Caranya:
  • Berbaringlah menghadap ke atas dengan meletakkan bola di bawah punggung bagian tengah atau punggung bagian bawah.
  • Silangkan tangan di depan dada atau letakkan di belakang kepala.
  • Kontraksikan perut Anda untuk menarik badan ke bawah bola, dengan menarik dasar tulang rusuk ke bawah ke arah pinggul Anda.
  • Ketika Anda sedang meringkuk, pertahankan agar bola tetap stabil (sebaiknya Anda tidak berguling).
  • Turunkan punggung ke bawah, regangkan otot perut, dan ulangi hingga 12-16 kali. (OL-08)

Sumber : kompas.com